Ibu adalah malaikat penjaga, penyang, dan peduli kita dari lahir ke dunia yang diutus Allah SWT. Malaikat tsb akan terus menjaga, mengajarkan, dan menyayangi kita hingga akhir hayatnya.
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia. Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dgn sebaik-baiknya. Jika salah seorang diantara kedua atau kedua-dua sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yg mulia.”
Segala puji bagi Allah yang telah memerintah kami untuk bersyukur dan berbuat baik kepada ibu dan bapak dan berwasiat agar kami menyayangi mereka berdua sebagaimana mereka telah mendidik kami sewaktu kecil.
Ya Allah sayangilah kedua orang tua kami. Ampuni, rahmati dan ridhoilah mereka.
Ya Allah ampunilah mereka dengan ampunan yang menyeluruh yang dapat menghapus dosa-dosa mereka yang lampau dan perbuatan buruk yang terus menerus mereka lakukan.
Ya Allah berbuat baiklah kepada mereka sebanyak kebaikan mereka kepada kami setelah dilipatgandakan, dan pandanglah mereka dengan pandangan kasih sayang sebagaimana mereka dahulu memandang kami.
Ya Allah berilah mereka hak rububiyah-Mu yang telah mereka sia-siakan karena sibuk mendidik kami.
Ya Allah maafkanlah segala kekurangan mereka dalam mengabdi kepada-Mu karena mengutamakan kami dan maafkanlah mereka atas segala syubhat yang mereka jalani dalam usaha untuk menghidupi kami.
Lagu Kasih Ibu yang dikutip dari wikibooks :
Kasih ibu, kepada beta tak terhingga sepanjang masa Hanya memberi, tak harap kembali, Bagai sang surya, menyinari dunia.Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. si Ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.
Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke Warung: Rp 20.000 2) Menjaga adik Rp 20.000 3) Membuang sampah Rp 5.000 4) Membereskan Tempat Tidur Rp 10.000 5) menyiram bunga Rp 15.000 6) Menyapu Halaman Rp 15.000 Jumlah : Rp 85.000
Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) OngKos mengandungmu selama 9 bulan – GRATIS 2) OngKos jaga malam karena menjagamu -GRATIS 3) OngKos air mata yang menetes karenamu – GRATIS 4) OngKos Khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu- GRATIS 5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS 6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu – GRATIS Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.
Pernyataan di atas adalah seorang anak yang lupa akan jasa Ibunya, malah sebaliknya. Ia berusaha membantu Ibunya karena pamrih, yang sebenarnya Ibunya melahirkan dan menjaganya tanpa pamrih. Nah dari artikel ini kita bisa belajar bagaimana menghargai dan mengasihi seorang Ibu. Ingat jasanya, Ingat Pengorbanannya. Dengan begitu Insya Allah kita tidak akan pernah durhaka terhadap Ibu kita.
Obat tradisionalkini banyak dilirik masyarakat karena keampuhannya dalam mengatasi berbagai penyakit tanpa efek samping. Meski terkadang ada pengobatan yang sifatnya mistis, sebagian pengobatan tradisional memiliki manfaat yang dapat dibuktikan secara ilmiah.
Foto: Pixabay
Banyak pula penelitian yang mencoba mengungkap kandungan-kandungan dalam obat tradisional yang alami, dan hasilnya pun tidak mengecewakan. Nah, berikut ini beberapa tanaman yang dapat diolah menjadi obat tradisional.
Seledri
Seledri adalah sayuran hijau yang tergolong rendah kalori. Di dalam 100 gram daun seledri terkandung 16 kalori saja. Selain itu, juga mengandung vitamin C, vitamin B1, vitamin A, dan zat besi lainnya seperti kalium, zat besi, dan mineral.
Manfaat daun seledri di antaranya menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah terbentuknya batu di kantung empedu, meredakan ketegangan di sistem saraf, dan menambah nafsu makan.
Rutin mengonsumsi daun seledri juga dapat mencegah munculnya kerutan pada wajah. Berikut ini cara membuat masker wajah dari daun seledri. Beberapa daun seledri diiris kecil-kecil, masukkan ke mangkuk berisi air mendidih. Biarkan terlebih dulu selama 15 menit. Apabila sudah harum, buang daun seledrinya dan sari daun ini disimpan di lemari es. Gunakan air daun seledri ini sebagai masker.
Belimbing wuluh
Belimbing wuluh kerap dijadikan tanaman pagar. Meski demikian, belimbing wuluh tetap diinginkan karena memiliki manfaat sebagai obat herbal. Beberapa manfaat belimbing wuluh di antaranya untuk mengobati sariawan, menurunkan hipertensi, membunuh bakteri penyebab jerawat, menghilangkan panu, mengobati diabetes, meredakan sikat gigi, melegakan tenggorokan saat batuk, melegakan napas, dan mencairkan batuk dahak.
Untuk mengatasi diabetes, belimbing wuluh dapat dikonsumsi rutin untuk menjaga kesehatan. Caranya, siapkan 6 buah belimbing wuluh yang sudah lembut, lalu rebus dengan air hingga airnya tersisa setengah. Setelah itu, saring hasil rebusan ini, dan minumlah 2 kali sehari.
Daun saga rambat
Saga termasuk tanaman gulma karena keberadaannya biasanya tidak ditanam dan mencuri nutrisi dari tanah yang merugikan tumbuhan yang kita tanam. Akan tetapi, sebenarnya daun saga rambat dapat dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat sariawan. Daun saga sendiri mengandung beberapa zat penting seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya.
Untuk meredakan sariawan, Anda perlu memetik daun saga secukupnya, lalu jemur di tempat yang agak panas selama beberapa menit hingga layu daunnya. Setelah layu, cuci bersih daunnya, dan kemudian dikunyah hingga halus.
Urang Aring
Urang aring tergolong tanaman liar yang bertangkai banyak. Ia jarang dibudidayakan, karena berada di mana-mana. Tinggi urang aring sendiri bisa mencapai 80 cm, dengan posisi tumbuhnya terkadang tegak ke atas, dan terkadang berbaring.
Manfaat terkenal urang aring adalah menghitamkan rambut. Manfaat lain dari tanaman urang aring yang segar atau kering adalah untuk mengobati keputihan, muntah darah, ubanan, perdarahan rahim, dan diare.
Kembang turi
Tanaman turi mempunyai bunga merah yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman turi yang dapat dimanfaatkan sebagai obat di antaranya akar, bunga, daun, hingga kulit batang.
Bunga turi merah sendiri berkhasiat melembutkan kulit, memberi sensasi sejuk, dan sebagai pencahar. Daunnya dapat menghilangkan rasa sakit, meluruhkan kencing, dan juga mencairkan gumpalan darah. Kulit batangnya dapat mengurangi rasa sakit, tonik, dan menurunkan panas.
Sejumlah gangguan kesehatan terbukti dapat diatasi dengan pengobatan tradisional. Terkait obat tradisional, pernahkah Anda mendengar tentang manfaat jus daun pepaya untuk kesehatan?
Foto: Google Image
Mengutip Stylecraze, jus daun pepaya dibuat dengan menghancurkan daun muda tanaman pepaya Carica. Biasanya, ekstrak pekat ini dioleskan untuk mengobati alergi kulit, luka, bekas luka, noda, rambut rontok, ketombe, serta infeksi jamur atau bakteri.
Ekstrak daun pepaya ini diencerkan dengan air agar jus terasa lebih lembut dan bisa Anda konsumsi. Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat jus daun pepaya.
1. Mengobati demam berdarah
Mengutip Medical Express, demam berdarah menurunkan jumlah trombosit dalam tubuh. Ekstrak daun pepaya dikenal mampu meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. “Penelitian telah membuktikan bahwa jus daun pepaya memberikan kontribusi signifikan dalam produksi trombosit,” ujar ahli nutrisi, Sheela Krishnaswamy.
2. Menjaga sistem pencernaan
Kandungan enzim papain dan chymonpapain terbukti membantu sistem pencernaan tetap terjaga seperti mencegah sembelit dan membersihkan usus besar. Selain itu, papain juga dipercaya mampu menyembuhkan dan mencegah penyakit maag.
Mengutip NDTV, pepaya kaya akan protease dan amilase. Enzim-enzim ini membantu tubuh memecah protein, karbohidrat, dan mineral. Selain itu, sifat anti-inflamasinya yang tinggi juga membuat jus daun pepaya mampu mengurangi peradangan pada lambung dan usus besar.
3. Mengatasi nyeri saat haid
Jus daun pepaya dipercaya dapat melancarkan haid dan mengurangi rasa nyeri. Jus ini juga disebut mampu menurunkan gejala pra-menstruasi syndrome (PMS). Sifat penyembuhannya yang kuat menyeimbangkan hormon dan mengatur siklus menstruasi. Anda dapat mencoba ramuan ini sendiri di rumah. Ambil satu daun pepaya, campurkan dengan sedikit garam, asam, dan segelar air yang dididihkan.
4. Membantu mengatasi masalah kulit
Jus daun pepaya memiliki kandungan vitamin C dan A yang kaya nutrisi. Kandungan kaya nutrisi itu bakal meningkatkan kesehatan kulit dan membuat kulit lebih bercahaya. Jus daun pepaya mampu menekan aktivitas radikal bebas yang mengganggu kulit. Kehadiran senyawa karpain mampu membersihkan kulit Anda dari racun dan melindungi wajah dari jerawat serta bintik hitam.
populer dalam beberapa bulan terakhir, termasuk dikenalkan televisi, majalah wanita, Instagram, hingga situs gaya hidup milik selebritas. Contohnya, Gwyneth Paltrow dan Kim Kardashian yang baru-baru ini mengunggah postingan mencoba jus seledri.
Beberapa penggemar mengklaim, jus sayuran ini penuh dengan anti-oksidan dan mineral yang baik untuk meningkatkan kesehatan, mulai dari pencernaan, kekebalan hingga kesehatan emosional. Tetapi, apakah para pakar medis setuju?
Aktivis kesehatan, Anthony Williams, yang dikenal sebagai Medical Medium juga memiliki beberapa buku dan lebih dari satu juta pengikut di Instagram. Ia menulis blog tentang jus seledri setidaknya sejak 2015. Menurutnya, yang bukan dokter atau profesional medis berlisensi itu, khasiat seledri paling kuat ketika dikonsumsi dalam bentuk cair.
“Saya telah melihat ribuan orang yang menderita penyakit kronis dan misteri memulihkan kesehatan mereka dengan meminum 16 ons jus seledri setiap hari saat perut kosong,” tulis Williams di situsnya.
Dia mengklaim jus seledri dapat membalikkan peradangan yang menyebabkan banyak penyakit kronis dan autoimun. Jus seledri juga kaya akan garam sodium cluster yang belum ditemukan. Jus seledri disebut memiliki sifat antiseptik dan dapat membunuh virus seperti herpes zoster dan bakteri seperti Streptococcus. Seharusnya, garam-garam mineral itu juga menjaga otak agar berfungsi dengan kecepatan tinggi, menyeimbangkan pH tubuh, dan membersihkan hati, ginjal, lambung, hingga tiroid.
Para penggemar jus seledri memberi tahu Anda minuman tersebut harus dikonsumsi tanpa dikombinasi dengan buah-buahan atau jus sayuran lainnya. Jus ini juga harus dikonsumsi di pagi hari dalam kondisi perut kosong.
Untuk membuat jus seledri, Medical Medium merekomendasikan membilas satu seledri organik, jika mungkin dan membuatnya melalui juicer. Jika tidak ada juicer, Anda bisa memotong seledri dengan halus dan memasukkannya ke blender dengan kecepatan tinggi hingga halus, lalu saring dengan baik.
Minum jus seledri segera untuk hasil terbaik. Direkomendasikan, meminum setidaknya 16 ons setiap hari, tetapi jika itu terlalu banyak untuk Anda, mulailah dengan jumlah yang lebih kecil dan tingkatkan bertahap. Jus seledri tidak tinggi kalori, jadi Anda masih perlu sarapan. Tapi tunggu 15 hingga 30 menit setelah minum pagi sebelum makan apa pun, agar jus seledri memiliki efek besar
Arthritis atau peradangan sendi adalah kelainan yang terjadi pada sendi tubuh dan memiliki hingga 100 jenis yang berbeda. Nyeri sendi akibat arthritis dapat dikurangi dengan berbagai obat herbal. Berikut ini berbagai herbal untuk meringankan peradangan sendi yang Anda derita.
1. Kentang
Kentang telah digunakan sebagai obat arthritis sejak berabad-abad lalu. Ambil kentang berukuran sedang dan potong menjadi irisan tipis. Rendam irisan kentang di dalam segelas air dingin semalaman. Berikan air tersebut kepada pasien pada pagi hari dalam kondisi perut yang masih kosong.
2. Jus nanas
Jus nanas juga bisa meringankan nyeri pada orang yang menderita arthritis. Enzim yang dikenal sebagai bromelain yang terkandung dalam nanas bermanfaat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan.
3. Biji wijen
Biji wijen sangat efektif untuk mengurangi rasa sakit akibat radang sendi. Ambil satu sendok teh biji wijen dan rendam semalam dalam secangkir air. Berikan larutan wijen ini kepada pasien di pagi hari.
4. Bawang putih
Bawang putih merupakan antiseptik alami dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Bawang putih bisa dimakan mentah atau dimasak bersamaan dengan berbagai makanan. Herbal ini memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu Anda mengurangi rasa sakit. Bawang putih merupakan pelarut asam urat yang menjadi salah satu penyebab radang sendi.
5. Alfalfa
Alfalfa merupakan salah satu obat herbal untuk arthritis. Secangkir teh minuman alfalfa terbukti menjadi ramuan yang bermanfaat untuk arthritis. Ambil satu sendok teh biji alfalfa dan didihkan dalam secangkir air. Konsumsi tiga atau empat kali sehari untuk meringankan arthritis.
6. Jahe
Jahe merupakan herbal yang memiliki banyak khasiat. Minuman jahe dan mengompres dengan jahe adalah cara termudah untuk mengatasi pembengkakan akibat radang sendi.
7. Seledri
Makan seledri mentah atau yang sudah dimasak merupakan salah satu cara melawan rematik. Seledri kaya mineral dan mengandung lebih dari 25 senyawa anti-inflamasi.
8. Kunyit
Pigmen pada kunyit yang disebut curcumin memiliki efek anti-inflamasi sehingga efektif untuk meredakan peradangan akibat arthritis.
Ini Kata Ahli Dermatologi Soal Manfaat Cuka Apel untuk Atasi Ketombe
Kita mungkin sering mendengar mengenai manfaat cuka apel untuk penyembuhan jerawat. Tetapi, sudah pernahkah Anda mendengar tentangmanfaat cuka apeluntuk mengatasi ketombe?
Foto: Pixabay
Belakangan, pengobatan ketombe dengan larutan cuka apel tengah viral di antara beauty vloggerdan pengguna Instagram. Aplikasinya pun cukup mudah. Anda hanya perlu larutkan cuka apel dengan air, kemudian gunakan untuk memijat kulit kepala sebelum dibilas. Pertanyaannya, benarkah cuka apel bisa digunakan untuk membasmi ketombe? Berikut ini penjelasan dari beberapa ahli dermatologi yang dilansir Refinery29.
Menurut Neil Sadick, MD, dari Sadick Dermatology di New York, “Cuka apel memiliki beberapa sifat yang bermanfaat. Dia bersifat antibakteri, anti-inflamasi, anti-oksidan, dan juga asam.”
Dr. Sadick menjelaskan bahwa keasaman cuka apel dapat membantu menyesuaikan pH alami kulit kepala ke tingkat optimalnya dan memungkinkan pengelupasan lembut kulit mati dan kotoran. Walaupun begitu, penggunaan cuka apel pada kulit kepala harus dilakukan dengan hati-hati.
Menurut Yolanda Lenzy, MD, dari Lenzy Dermatology di Massachusetts, “Saya selalu menekankan perbedaan antara menggunakan sesuatu pada rambut Anda dibandingkan menggunakannya di seluruh kulit kepala Anda,” katanya. “Cuka apel tidak berbahaya, tetapi bersifat asam dan dapat mengeringkan rambut (jika dipakai berlebihan) yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan.”
Ahli dermatologi Ted Lain, MD, dari Sanova Dermatology di Texas, mengatakan jika cuka apel memang bisa menyeimbangkan tingkat pH kulit yang terlalu tinggi. Walaupun begitu, bahan ini juga bisa menyebabkan iritasi jika digunakan berlebihan. “Karena cuka apel begitu asam, aplikasi langsung tanpa campuran ke kulit kepala juga dapat menyebabkan luka bakar ringan,” katanya.
Dr. Lain mengatakan bahwa kunci untuk menghindari luka bakar dan iritasi adalah dengan mencairkan 2—4 sendok makan cuka apel dalam 250 ml air. “Saya sarankan untuk membiarkannya selama sekitar 30 detik dan lalu bilas dengan saksama,” ujarnya.