BTemplates.com

Kamis, 01 November 2018

PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI ANAK USIA DINI

 PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI ANAK USIA DINI

A. Pengenalan Teknologi Komputer Pada Anak Usia Dini
1. Karakteristik Anak Usia Dini
Dalam undang-undang tentang sistem pendidikan nasional dinyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU Nomor 20 Tahun 2003 Bab I Pasal 1 Ayat 14).
Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia 6 tahun. Usia ini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Usia dini merupakan usia di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. Usia dini disebut sebagai usia emas (golden age). Jadi kita harus memanfaatkan usia emas itu dengan cara mendidik dan mengajari anak dengan baik dan kita juga perlu mengenalkan anak tentang teknologi komputer.
Dalam mengenalkan teknologi komputer pada anak usia dini guru perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang potensi teknologi komputer sebagai sarana pembelajaran yang tepat. Dalam pengenalan teknologi komputer guru juga perlu pemahaman yang baik tentang karakteristik anak usia dini, pemahaman yang mendalam akan membantu guru lebih mengenal anak dan pada akhirnya mampu mengenalkan anak usia dini dengan teknologi komputer.
Pengetahuan guru tentang metode pembelajaran juga sangat diperlukan untuk dapat menciptakan pembelajaran yang efektif pada anak usia dini. Dengan pengetahuan yang baik tentang metode pembelajaran, guru akan mampu memilih dan menentukan metode yang tepat yang dapat diaplikasikan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna pada anak usia dini.
Ada banyak hal yang diperoleh dengan memahami karakteristik anak usia dini antara lain :
a. Mengetahui hal-hal yang dibutuhkan oleh anak yang bermanfaat bagi perkembangan hidupnya.
b. Mengetahui tugas-tugas perkembangan anak sehingga dapat memberikan stimulasi kepada anak agar dapat melaksanakan tugas perkembangan dengan baik.
c. Mengetahui bagaimana membimbing proses belajar anak pada saat yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.
d. Menaruh harapan dan tuntutan terhadap anak secara realistis.
e. Mampu mengembangkan potensi anak secara optimal sesuai dengan keadaan dan kemampuan.
Perkembangan dapat diartikan sebagai “perubahan yang progresif dan kontinyu (berkesinambungan) dalam diri individu mulai dari lahir sampai mati”. Salah satu prinsip perkembangan adalah perkembangan merupakan proses yang tidak pernah berhenti (never ending process). Manusia secara terus menerus berkembang atau berubah yang dipengaruhi oleh pengalaman atau belajar sepanjang hidupnya. Prinsip yang lain adalah semua aspek perkembangan saling mempengaruhi, baik aspek fisik, emosi, inteligensi maupun sosial. Terdapat hubungan yang positif di antara aspek-aspek tersebut. Memahami perkembangan anak merupakan salah satu upaya untuk mendidik atau membimbing anak, agar mereka dapat mengembangkan potensi dirinya seoptimal mungkin.
Masa anak merupakan periode perkembangan yang cepat dan terjadinya perubahan dalam banyak aspek perkembangan. Selain itu, pengalaman masa kecil mempunyai pengaruh yang kuat terhadap perkembangan berikutnya. Untuk itu perlu diperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan, yaitu hereditas dan lingkungan. Keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam upaya mengembangkan pribadi anak.
2. Permaian Komputer Pada Anak Usia Dini
Komputer dijaman modern mengarah ke sebuah rangkaian alat elektronik yang mampu melakukan banyak tugas dan memiliki banyak fungsi. Definisi Komputer dapat di terjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang satu sama lain saling bekerja sama terkoordinasi dibawah kontrol program dengan kemampuan dapat menerima data (input) lalu mengolah data (proses) tersebut dengan menghasilkan informasi (output).
Bermain adalah suatu aktivitas dan kualitas pikiran dalam melibatkan suatu pandangan dunia seseorang. Bermain mengacu kepada berbagai kegiatan sukarela, termotivasi intrinsik yang biasanya terkait dengan kesenangan dan kenikmatan. Disimpulkan bahwa bermain komputer bagi anak usia dini adalah suatu kegiatan bermain yang bersifat interaktif dan menyenangkan bagi anak.
Tujuan Permainan Komputer bagi Anak Usia Dini
pada dasar nya untuk menstimulasi aspek aspek dari perkembangan anak dimulai dari kecerdasan anak (kognitif), afektif psikomotor, agama, sosial-emosional, bahasa dan seni. namun secara khusus game ini bertujuan untuk mengenalkan anak pada komputer, Game dapat melatih anak menggunakan komputer, dan supaya lincah memegang mouse.dan juga dapat melatih koordinasi antara mata dan tangan sehingga adanya integrasi antara tangan dan mata sehingga perkembangan anak dapat berjalan dengan optimal.
Manfaat Bermain Komputer bagi anak usia dini :
a. Melatih logika.
Saat bermain game, anak-anak harus menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan. hal ini dapat melatih penggunaan logika, menganalisa, dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi.
b. Melatih kemampuan spasial.
Melalui game permainan, kemampuan spasial anak yang berhubungan dengan kecerdasan gambar dan bervisualisasi akan terasah. Kemampuan ini akan berpengaruh dengan kemampuan berhitung mereka. Selain itu, permainan juga akan membantu penggunaan motorik halus anak.
c. Kemampuan membaca.
Bagi anak yang belum lancar membaca, game konsol bisa jadi alat yang tepat untuk membantu belajar membaca. Seperti di ketahui ada beberapa game ada yang bersifat edukasi dan bisa membantu anak untuk belajar dengan cara yang lebih asyik. Selain itu, saat bermain anak juga diharuskan membaca setiap perintah yang diberikan oleh tokoh game dan narator game. Maka, secara tak langsung anak bisa belajar membaca dan mengeja secara signifikan.
d. Stimulasi otak.
Dalam game permainan ada yang bisa membuat permainan sendiri sesuai dengan yang diinginkannya. Hal tersebut bisa membantu stimulasi otak dan proses berpikir untuk menciptakan skenario yang panjang dan rumit sebagai bagian dari pengembangan kreativitas mereka.
e. Mengembangkan imajinasi.
Permainan bisa membantu anak untuk mengembangkan imajinasi mereka. Anak bisa menggunakan imajinasi ini untuk menyeimbangkan berbagai kejadian dalam film dan diaplikasikan dalam dunia nyata (yang relevan dan positif).
f. Penggunaan bahasa Inggris.
Salah satu game anak yang disukai adalah konsol dan game online. game ini banyak dibuat oleh perusahaan luar negeri yang mempergunakan bahasa Inggris.
B. Pengaruh dari Pengembangan Teknologi Terhadap Anak Usia Dini
1. Kelebihan dan Keterbatasan dari Pengembangan Teknologi Komputer Terhadap Anak Usia Dini
Sebagai sebuah teknologi, penggunaan komputer untuk keperluan pembelajaran tentunya memiliki kelebihan dan keterbatasan. Guru yang bertugas memperkenalkan teknologi komputer kepada anak didik perlu mengetahui kelebihan dan keterbatasan komputer, khususnya jika dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.
Kelebihan komputer sebagai sarana untuk belajar dan pembelajaran antara lain:
a. Siswa dapat mengontrol kegiatan belajarnya sendiri.
b. Program komputer dapat mencatat secara otomatis prestasi dan hasil belajar siswa.
c. Dapat digunakan untuk mengelola informasi yang telah diperoleh melalui sebuah proses belajar.
d. Memberikan pengalaman belajar yang variatif.
e. Melatih kemampuan individu untuk berpikir secara logis dan sistematis.
Keterbatasan komputer sebagai sarana untuk belajar dan pembelajaran antara lain:
a. Hanya efektif untuk digunakan dalam mencapai tujuan pembelajaran kognitif atau kemampuan intelektual.
b. Penggunaanya bersifat individu
2. Pengaruh Positif dan Negatif dari Pengembangan Teknologi Komputer Terhadap Anak Usia Dini
Beberapa pengaruh positif teknologi komputer untuk anak usia dini sebagai berikut:
a. Stimulasi bagi perkembangan antara kordinasi mata dengan ketepatan gerak tangan.
b. Menstimulasi bagi perkembangan motorik halus anak khususnya daya rangsang pada anak agar anak dapat melatih kemampuan berfikir untuk lebih kreatif.
c. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indra.
d. Mendorong anak untuk belajar selain metode verbalitas dalam kata – kata tertulis atau lisan belaka.
e. Komputer dalam proses belajar, akan melahirkan suasana yang menyenangkan bagi anak.
f. Anak dapat menjadi lebih tekun dan terpicu untuk belajar berkonsentrasi.
g. Anak dapat mempunyai bekal persiapan yang pasti memasuki gerbang perguruan tinggi.
h. Komputer dapat juga digunakan untuk mempermudah menunjukan pengetahuan.
Komputer selain untuk membantu belajar dan membantu mendapat informasi untuk anak usia dini. Komputer juga mempunyai pengaruh negatif untuk anak usia dini sebagaimana berikut ini:
a. Komputer dapat mengakibatkan mata pada anak menjadi sakit apabila terlalu lama didepan komputer.
b. Komputer juga dapat mengakibatkan anak malas belajar, apabila anak mengenal permainan game online.
D. Cara Menyikapi Dampak Negatif dari Penggunaan TI AUD
Mengingat penggunaan komputer adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari pada saat ini dan masa yang akan datang, akan tetapi anak harus dikenalkan dengan komputer walaupun ada pengaruh yang tidak baik yang dapat ditimbulkan, ada baiknya kita menyusun siasat dalam mengenalkan komputer pada anak.
Berikut adalah beberapa siasat yang dapat dilakukan dalam mengenalkan komputer pada anak:
1. Kenalkan komputer pada anak sesuai dengan usia mereka. Pengenalan bagi anak balita, dapat dimulai dengan membimbingnya menyentuh komputer, memegang mouse, mengetik huruf-huruf pada keyboard.
2. Temani anak saat mereka menggunakan komputer. Arahkan dan bimbing mereka dalam komunikasi yang hangat. Ada baiknya anda menggunakan password agar anak tidak bisa menggunakan komputer tanpa pengawasan.
3. Buatlah kurikulum sendiri di rumah. Contohnya, jangan perlihatkan semua program aplikasi yang akan anda berikan kepada anak. Berikan satu per satu, tahap demi tahap. Gunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
4. Pendidik dan orang tua hendaknya terus mengembangkan pula kemampuan dan keterampilan dalam menggunakan komputer. Terkadang yang terjadi malah sebaliknya, anak sudah lebih canggih dari orang tua mereka. Hal tersebut dapat mengakibatkan pengawasan dan bimbingan menjadi terbatas pada kemampuan pendidik atau orang tua saja. Jadilah sumber pertama bagi anak anda mengenai perkembangan-perkembangan tersebut.
5. Buatlah kesepakatan bersama anak mengenai apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukannya dengan komputer. Jangan membuat peraturan anda sendiri, libatkan anak dalam membuat peraturan agar anak juga dapat merasakan tanggung jawab untuk melaksanakan setiap peraturan yang sudah dibuat bersama.
6. Sebaiknya komputer tidak diletakkan di kamar pribadinya anak, karena hal tersebut akan mempersulit pengawasan orang tua kepada anak.
7. Komputer juga mempunyai efek-efek tertentu bagi fisik seseorang. Perhatikan masalah tata ruang, cahaya, bahaya listrik, posisi duduk, tinggi meja dan kursi, dan lain-lain. Supaya anak benar-benar dalam keadaan yang betul-betul nyaman, aman dan sehat saat menggunakan komputer.
Siasat diatas semoga dapat menjaga anak- anak kita dari pengaruh- pengaruh yang tidak baik dari komputer. Dan anak – anak kita juga bisa maju dengan sudah dapat mengoperasikan komputer.

A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian tentang pendayagunaan teknologi informasi terhadap anak usia dini diatas, penulis menyimpulkan bahwa :
1. Pada pengaruh perkembangan IPTEK untuk anak usia dini, perkembangan pengenalan IPTEK pada anak usia dini adalah informasi yang diberikan oleh orang tua dan guru atau lembaga pendidikan dalam rangka mengantisipasi pada era teknologi dan informasi yang mulai diimplementasikan pada dunia pendidikan. Teknologi pada anak usia dini ini berupa perangkat teknologi komputer misalnya software yang berkaitan dengan teknologi informasi pendidikan untuk membantu dalam kegiatan pembelajaran.
2. Memanfaatkan kemajuan dalam bidang teknologi informasi untuk kepentingan kegiatan pembelajaran juga memerlukan pertimbangan. Seperti yang berkenaan dengan biaya investasi, efektifitas pembelajaran, sikap dan kesiapan tenaga pengajar.
3. Pada saat ini teknologi informasi yang masuk dalam dunia pendidikan dapat digolongkan kedalam kedua macam sistem. Pertama adalah sistem perangkat komputer dan kedua adalah dalam sistem jaringan berupa internet. Kedua sistem ini berkaitan dengan lainnya sehingga merupakan satu kesatuan. Usaha pembaharuan dalam pembelajaran telah menggugah sebagian hati nurani yang mengerti arti penting pendidikan yang diakui memiliki peranan yang sentral yang strategis dalam pengembangan sumber daya manusia.
B. Saran
Setelah didapatkan kesimpulan dalam judul karya tulis ini, penulis mengajukan saran –saran dengan harapan dapat memberi manfaat. Saran – saran tersebut adalah sebagai berikut :
1. Guru seharusnya menyediakan tantangan, lingkungan pembelajaran yang tepat dan kreatif memilih software yang bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan dan pembelajaran anak.
2. Komputer mestinya diatur dengan software yang sesuai dengan perkembangan dan ditempatkan dalam lingkungan yang memungkinkan anak menggunakan berbagai panca indra dan mengundang mereka untuk kegiatan eksplorasi dan penemuan.
3. Sebaiknya guru juga berperan sebagi instruktur, pelatih, model dan pengritik. Ketika komputer baru diperkenalkan pada awal pembelajaran, dimana anak membutuhkan waktu untuk akrab, dan nyaman dengan teknologi tersebut.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

iklan

iklan

ANIMASI

Blogroll

BTemplates.com

SAKURA

Make Google view image button visible again: https://goo.gl/DYGbub Make Google view image button visible again: https://goo.gl/DYGbub

Blog Archive

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive