Mental pemenang adalah mental yang memiliki keunggulan dalam hal kedisiplinan, ketelitian, kesungguhan, kejelasan, perencanaan, kerja keras, tekad, motivasi, ketekunan, terlatih, serta kebiasaan-kebiasaan hidup yang produktif dan efektif.~ Djajendra
“Kita tidak bisa naik lebih tinggi dari pikiran kita tentang diri kita sendiri.” ~ Orison Swett Marden (“We cannot rise higher than our thought of ourselves.”~ Orison Swett Marden)
Ketika diri yakin dan percaya diri dalam menghadapi ketidakpastian, maka di dalam ketidakpastian tersebut, diri akan menemukan kepastian dengan cara yang sangat mudah.~Djajendra
Mengkritik karena cinta selalu membangun, mengkritik karena benci selalu menghasilkan musuh.~Djajendra
“Ini adalah hak dasar kita untuk menjadi orang yang bahagia, keluarga bahagia, dan akhirnya sebuah dunia yang bahagia. Itu harus menjadi tujuan kita.”~ Dalai Lama (“It is our basic right to be a happy person, happy family, and eventually a happy world. That should be our goal.”~ Dalai Lama)
Orang-orang yang tidak bersyukur pasti mengalami perasaan-perasaan negatif, seperti: ketakutan, marah, benci, curiga, dendam, dan lain sebagainya. Artinya, orang yang tidak bersyukur sedang menghukum dirinya sendiri, dan menjadikan dirinya tidak bahagia. Seseorang yang selalu bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati indahnya hidup. Sebaliknya, seseorang yang tidak bersyukur dengan hidupnya, dia pasti menikmati pedihnya hidup ini.~Djajendra
Orang-orang bersyukur adalah orang-orang yang taat atas takdir dan perjalanan hidup yang tidak dapat dihindari. Siapapun boleh berencana dan bermimpi sesuai keinginan, tetapi jalan hidup pastilah sudah ditentukan Tuhan. Jadi, rasa syukur adalah bukti bahwa diri mencintai kehendak Tuhan yang Maha Kuasa.~Djajendra
Ketika rasa syukur mengisi jiwa dan pikiran, maka diri hanya mampu memproduksi kebaikan, dan juga selalu akan berterima kasih dengan realitas kehidupan.~Djajendra
Bila hari ini masih mengurusi terlalu banyak tentang hari kemarin, maka hari ini diri tidak mencapai sebuah kemajuan. Hidup itu harus terus berjalan di jalur yang sudah dipilih, isi setiap hari dengan sesuatu yang baik, dan tuntaskan segala sesuatu pada akhir hari agar besok tidak membawa beban hari ini.~Djajendra
Jika hal-hal negatif memasuki pikiran, fokuskan perhatian pada hal-hal indah di sekitar diri Anda. Jangan biarkan sesuatu yang negatif membuat Anda kehilangan hidup yang indah.~Djajendra
Diri yang bahagia hanya mengeluarkan hal-hal baik dari dalam dirinya. Pikiran baik, emosi baik, hati nurani baik, semua yang dihasilkan dari dalam diri hanya kebaikan. Bila kebaikan sudah dihasilkan secara konsisten dan berkualitas; maka, diri pasti jauh dari depresi, stres, sakit hati, dan selalu segar bugar bersama hidupnya yang bahagia.~Djajendra
Semua orang pasti ingin hidup lebih bahagia dan lebih baik. Persoalannya, dalam hidup ada aliran energi negatif yang berpotensi merusak bahagia dan baik. Energi negatif jarang baik, dan selalu fokus untuk merusak bahagia dan keindahan hidup. Bila ingin bahagia, siapkan diri untuk menjauh dari energi negatif. Energi negatif hidup di dalam jiwa orang-orang negatif.~Djajendra
Orang-orang andal selalu bersikap profesional di tempat kerja dan menjadi pribadi yang dianggap aset untuk kemajuan perusahaan. Dan, dianggap oleh orang-orang di lingkungan kerja sebagai pribadi yang taat, pantas, juara, kompeten, berkualitas, mampu, tegas, hormat, patuh, disiplin, dan mengalir di dalam proses yang kerja perusahaan.~Djajendra








0 komentar:
Posting Komentar