Pengaruh Teknologi pada Pskilogi Anak
Teknologi adalah benda-benda atau alat-alat yang diciptakan oleh manusia untuk membantu dan mempermudah pekerjaan manusia dalam melakukan beberapa hal. Dengan teknologi segala kegiatan manusia akan terbantu dan terasa lebih mudah, misalnya seperti dalam hal komunikasi dimana manusia awalnya berkomunikasi hanya bisa dengan cara berinteraksi langsung atau bertatap muka, tetapi dengan adanya teknologi manusia mulai terbantu dalam hal ini. Manusia bisa saling berkomunikasi dengan waktu dan jarak yang tidak terbatas, bisa berkomunikasi dengan orang lain yang berada di tempat yang berbeda bahkan tempat yang jauh dengan bantuan telepon/handphone, bisa dengan chatting, email, ataupun hal-hal lain. Dalam hal lain seperti untuk mengetahui berbagai informasi manusia telah dibantu dengan teknologi juga yaitu televisi dan internet. Televisi dan internet sangat membantu manusia untuk mengetahui berbagai informasi di berbagai belahan dunia dalam waktu yang cepat.
Banyak kemudahan yang diberikan teknologi untuk membantu segala pekerjaan kita di dunia ini dan membantu kita berinteraksi dengan yang lain. Namun hal ini juga memberikan pengaruh yang tidak baik bagi kita jika kita tidak dapat mengendalikan perkembangan teknologi ini. Disini sebagai manusia kita memiliki peran lebih tinggi dari teknologi, jadi jangan mau teknologi yang mengendalikan kita. Tanpa kita sadari dengan adanya teknologi manusia menjadi semakin terlena dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan teknologi sehingga kita bisa melupakan kewajiban kita seharusnya sebagai manusia. Dengan adanya teknologi ini kita semakin jarang untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain, lebih suka melalui perantara teknologi.
Teknologi telah membantu dan mempengaruhi semua kalangan baik itu orang dewasa, remaja, bahkan anak-anak. Sekarang hampir semua anak sudah menyentuh teknologi seperti kita lihat sekarang sudah banyak anak SD yang menggunakan HP, ipad, tab, laptop dan sebagainya. Seharusnya anak-anak menggunakan benda-benda tersebut untuk pembelajaran, namun kebanyakan anak menggunakannya untuk bermain games, chatting dengan temannya, mencari berbagai informasi yang ingin diketahuinya di internet. Hal ini sangat berpengaruh bagi psikologis anak dimana pada umur yang masih dini itu seharusnya anak-anak banyak melakukan kegiatan secara langsung bukan melalui perantara. Seperti bermain di alam terbuka dengan teman-temannya, melakukan berbagai hal yang akan menambah pengetahuannya dan membantu proses belajarnya untuk mengenali dunia. Dengan hal yang langsung dirasakannya itu memberikan sensasi dan persepsi tersendiri bagi anak-anak. Dia akan merasakan bagaimana sensasinya bermain lumpur, melihat bunga, burung, serta hal-hal lain yang secara nyata bukan hanya melihat gambar atau mendengar suaranya saja melalui televisi dan internet.
Hal tersebut akan lebih bermakna bagi anak-anak sehingga dia lebih memahami dan selalu mengingat pengalaman-pengalaman yang ia rasakan secara langsung dari pada yang hanya ia baca. Dengan keterlibatan langsung ini akan lebih mengembangkan psikologi anak, kemampuan motoriknya, dan sebagainya. Harus ada pengendalian, pembatasan dan pengawasan terhadap anak dalam menggunakan teknologi agar anak hanya mendapat pengaruh positif dari teknologi dan menjauhkan anak dari segala pengaruh negatifnya. Ini akan membantu anak agar tetap maju dan tidak melupakan kodratnya sebagai anak-anak yang perlu bermain untuk proses pembelajaran dalam dirinya. Dengan demikian anak akan tumbuh dengan alami sesuai dengan perkembangan yang normal, tidak akan berkembang secara cepat bahkan anak tidak akan dewasa sebelum waktunya.
2.2 Dampak Positif Teknologi pada Anak-Anak
Adapun dampak positif dari teknologi yang ada terhadap anak-anak, diantaranya yaitu :
- Dapat membantu anak untuk menambah pengetahuannya tentang perkembangan teknologi.
- Teknologi seperti televisi dan internet dapat dijadikan sebagai sarana hiburan dan pembelajaran bagi anak yaitu anak bisa melihat acara-acara yang menghibur seperti film kartun yang positif dan acara lainnya yang membangun kreatifitas mereka serta akan memberikan wawasan yang luas bagi anak dengan informasi yang diperolehnya dari televisi melalui acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan. Informasi yang ada di seluruh dunia juga bisa ia peroleh melalui intenet dengan cepat yang juga bisa membantu proses belajarnya.
- Dengan handphone dapat mempermudah orang tua untuk berkomunikasi dengan anak, dan fitur-fitur yang disediakan juga dapat membantu seperti jam yang dapat membantu anak untuk terbiasa bangun sendiri.
- Memperluas jaringan pertemanan anak sehingga ia mempunyai banyak teman untuk berkomunikasi dan bertukar informasi.
- Dengan memberikan pelajaran komputer yang sesuai dengan kebutuhan anak sejak sekarang akan membantunya di masa yang akan datang.
2.3 Dampak Negatif Teknologi pada Anak-Anak
Selain dampak positif adapula dampak negatif yang ditimbulkan teknologi terutama bila salah dalam menggunakannya, seperti :
- Anak bisa lupa belajar karena banyak menonton televisi.
- Terdapat banyak acara yang tidak mendidik di televisi seperti film kekerasan ataupun berita kriminal yang tidak patut dilihat anak-anak sehingga bisa mempengaruhi kejiwaan anak bahkan kemungkinan anak akan menirukan adegan yang ia lihar di televisi.
- Terdapat banyak informasi atau situs-situs yang mudah diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak-anak yang seharusnya tidak pantas untuk dilihat oleh anak-anak di internet.
- Adanya games di handphone dapat menyebabkan anak mengalihkan perhatiannya pada saat belajar di kelas dan saat guru menjelaskan pelajaran, selain itu anak bisa memperoleh gambar atau video yang tidak baik melalui handphone.
- Radiasi yang ditimbulkan handphone dan komputer/laptop dapat mengganggu kesehatan dan perkembangan anak. Dimana seharusnya anak disibukkan dengan aktifitas bergerak seperti bermain, berolahraga, dan aktifitas lainnya yang membantu perkembangan motorik anak.
2.4 Peran Orang Tua
Dalam penggunaan teknologi kearah positif dan menghindari pengaruh negatifnya terhadap anak, peran orang tua sangat diperlukan. Orang tua perlu memberikan batasan waktu bagi anak untuk menonton televisi dan penggunaan komputer serta internet, jika perlu dibuatkan jadwal anak kapan bisa menonton televisi agar anak terbiasa dengan kedisiplinan dan memilihkan acara-acara yang tepat untuk ditonton oleh anak serta memberitahukan adegan mana yang tidak pantas untuk dicontoh. Selain itu orang tua perlu mendampingi anak saat anak menggunakan teknologi seperti televisi dan internet agar bisa membatasi apa saja yang dapat dilihat oleh anak agar anak tidak memperoleh hal-hal negatif yang menggangu tumbuh kembangnya. Selalu memeriksa handphone anak, orang tua harus melihat apa saja isi handphone anak agar dapat menghindari anak untuk menyimpan atau mengkonsumsi gambar-gambar atau video yang tidak sepantasnya untuk usia mereka.







0 komentar:
Posting Komentar